Kesadaran informasi dan aspek manajerial atas system informasi dapat membantu memahami mengapa beberapa perusahaan mencapai hasil yang lebih disbanding yang lain. Ada yang bermodal besar hasilnya juga besar, ada yang bermodal besar tetapi hasilnya kecil, ada yang bermodal kecil hasilnya kecil pula, adapun yang bermodal kecil tetapi hasilnya justru besar.
Hal ini menunjukkan bahwa berapapun kita menanamkan modal kita tidak menjamin akan hasil yang kita dapat nanti. Ini lah yang membuat bahwa kesadaran informasi dan aspek manajerial dapat membantu sebuah perusahaan mencapai hasil yang di inginkan.
Asset komplementer adalah asset yang dibutuhkan untuk mendapatkan nilai dari investasi utamanya. Perusahaan yang menunjang kegiatan bisnisnya dengan asset komplementer makan akan mencapai hasil yang mengagumkan sesuai dengan yang di inginkan perusahaan.
Sebagai contoh model dan konsep perencanaan E-commerce, dari perspektif komunikasi : pengiriman barang, jasa, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau sarana electronik lainnya. Sedangkan dari perspektif perdagangan : penyediaan sarana untuk membeli dan menjual produk, jasa, dan informasi melalui Internet atau fasilitas online lainnya. E-commerce : menjalankan proses bisnis secara elektronik melalui jaringan elektronik, menggantikan proses bisnis fisik dengan informasi, cara bagi pemerintah, perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya pelayanan/operasi sekaligus meningkatkan mutu dan kecepatan layanan bagi konsumen.